MTU News
Beranda Bencana Alam 103 Huntap Korban Longsor Taput Ditarget Rampung April 2026

103 Huntap Korban Longsor Taput Ditarget Rampung April 2026

Foto: Penampakan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Desa Pandomuan, Kecamatan Adian Koting, Tapanuli Utara, yang diperuntukkan bagi warga terdampak banjir dan longsor Dusun Lobu Pining, Desa Dolok Nauli, November 2025.

TAPANULI UTARA || MTUNews.com – Pembangunan Hunian Tetap (huntap) bagi korban banjir dan longsor di Dusun Lobu Pining, Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, masih terus berlangsung. Kepala Desa Dolok Nauli, Jonas Aritonang, menyampaikan bahwa bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November lalu menyebabkan rumah 79 kepala keluarga (KK) rusak parah sehingga tidak lagi layak dihuni.

Jonas menjelaskan, seluruh warga terdampak sempat mengungsi dan hingga kini belum tersedia hunian sementara (huntara). Pemerintah memilih langsung membangun huntap sebanyak 103 unit yang berlokasi sekitar tiga kilometer dari titik bencana. “Semua warga mengungsi. Tidak ada huntara, yang dibangun langsung huntap sebanyak 103 unit,” ujar Jonas saat dihubungi, Senin (9/2/2026).

Terkait kondisi warga terdampak, Jonas mengungkapkan sebagian masyarakat kini tinggal menumpang di rumah keluarga, sementara dua KK yang seluruhnya lanjut usia masih bertahan di gedung perpustakaan sekolah. Ia menyebutkan bantuan logistik berupa beras masih mencukupi, namun kebutuhan uang tunai menjadi keluhan utama warga. Jonas juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena pihak desa segera menghubungi warga saat hujan deras dan muncul tanda-tanda longsor.

Sementara itu, salah satu pengembang huntap, Bangun Tobing, mengatakan progres pembangunan rumah yang menjadi tanggung jawabnya telah mencapai sekitar 70 persen. Dari total unit yang dikerjakannya, delapan rumah telah berdiri lengkap dengan kusen, pintu, dan jendela, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap pembangunan pondasi. Keterlambatan pekerjaan, menurutnya, disebabkan waktu masuk kerja yang sempat tertunda.

Bangun menambahkan, sesuai perjanjian kerja, target penyelesaian pembangunan huntap ditetapkan pada akhir April 2026. Dari 26 unit yang dikontraknya, ia optimistis seluruh pekerjaan dapat dirampungkan lebih cepat, bahkan ditargetkan selesai pada Maret 2026. Secara keseluruhan, pembangunan 103 unit huntap di Desa Pandomuan, Kecamatan Adian Koting, dikerjakan oleh tiga pengembang sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Utara yang saat ini masih terus berjalan. (red-ms)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan