Banjir Jakarta Meluas ke 105 RT, Ini Wilayah Terparah
JAKARTA || MTUNews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memperbarui data wilayah yang terdampak banjir setelah hujan deras mengguyur ibu kota sejak malam hingga pagi hari. Hingga Minggu (8/3/2026) pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 105 rukun tetangga (RT) dan 19 ruas jalan masih tergenang air.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan data tersebut merupakan hasil pemantauan terbaru di sejumlah wilayah Jakarta. Ketinggian air bervariasi, bahkan di beberapa titik mencapai hingga 1,7 meter.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 105 RT dan 19 jalan yang tergenang,” ujar Isnawa dalam keterangannya, Minggu (8/3/2026).

Ia menjelaskan, pihak BPBD telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di berbagai wilayah terdampak. Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penyedotan air serta memastikan saluran air berfungsi dengan baik agar genangan dapat segera surut.
Berdasarkan data BPBD, wilayah terdampak banjir tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
Di Jakarta Barat, tercatat 26 RT terdampak banjir. Genangan terjadi antara lain di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Sukabumi Selatan, Joglo, Kembangan Selatan, dan Kembangan Utara dengan ketinggian air berkisar 20 hingga 100 sentimeter. Banjir di wilayah ini dipicu oleh curah hujan tinggi serta luapan Kali Bendungan Kali Pelopor.
Sementara itu, di Jakarta Selatan terdapat 22 RT yang terendam banjir. Genangan terjadi di Kelurahan Cilandak Barat, Cipete Utara, Petogogan, Pela Mampang, Duren Tiga, dan Cilandak Timur dengan ketinggian air antara 20 sentimeter hingga 170 sentimeter. Banjir dipicu oleh curah hujan tinggi serta luapan Kali Krukut, Kali Mampang, dan Kali PHB Nipam.

Adapun di Jakarta Timur, jumlah wilayah terdampak paling banyak, yakni 57 RT. Genangan terjadi di Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, Cililitan, Cipinang Melayu, serta Halim Perdana Kusuma. Ketinggian air di wilayah ini tercatat antara 25 hingga 160 sentimeter, yang sebagian besar disebabkan oleh curah hujan tinggi.
Selain merendam permukiman warga, banjir juga menggenangi 19 ruas jalan di berbagai wilayah Jakarta, di antaranya Jalan Srengseng Raya, Jalan Daan Mogot, Jalan Kapten Pierre Tendean, Jalan Cileduk Raya, Jalan Bintaro Permai Raya, Jalan Swadarma Raya, hingga Jalan Bendungan Hilir.
BPBD DKI Jakarta terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan guna mempercepat penurunan genangan serta memastikan keselamatan warga di wilayah terdampak banjir. (red-win)











