MTU News
Beranda Peristiwa Dikira Tidur di Tepi Jalan, Sopir Truk Ternyata Sudah Meninggal

Dikira Tidur di Tepi Jalan, Sopir Truk Ternyata Sudah Meninggal

Foto: Kendaraan truk milik FT (31) terlihat berhenti di pinggir jalan Tigaras, tepatnya di Kampung Pinus, Dusun Batu Marandor, Nagori Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (25/3/2026). Dokumentasi Polres Simalungun.

SIMALUNGUN || MTUNews.com – Sebuah truk yang terparkir di tepi jalan kawasan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menyimpan peristiwa memilukan. Sopir yang berada di dalam kendaraan sempat dikira tertidur oleh warga yang melintas, namun setelah dilaporkan kepada pihak berwajib, pria tersebut ternyata telah meninggal dunia. Korban diketahui berinisial FT (31), warga Dusun Panglong, Nagori Parik Sabungan, Kecamatan Dolok Pardamean.

Peristiwa itu bermula saat seorang warga melihat truk bernomor polisi BK 8685 TS berhenti di pinggir jalan dengan lampu hazard masih menyala. Saksi sempat menghampiri dan melihat korban dalam posisi tergeletak di kursi sopir dengan kepala mengarah ke pintu sebelah kiri dan menggunakan bantal. Karena mengira korban hanya sedang beristirahat, saksi kemudian meninggalkan lokasi tanpa menaruh kecurigaan.

Pada malam harinya, polisi menerima laporan dari kepala desa setempat mengenai adanya seorang pria yang ditemukan meninggal di dalam truk di kawasan Kampung Pinus, Dusun Batu Marandor, Nagori Tigaras. Petugas yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tenaga medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat sakit, yang diperkuat dengan keterangan keluarga bahwa korban sebelumnya sering mengeluhkan sakit perut.

Sehari sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui mengemudikan truk bermuatan pakan ikan dari Medan dan tiba di kampung halamannya sekitar pukul 12.00 WIB. Keesokan paginya, sekitar pukul 06.00 WIB, korban kembali berangkat menuju lokasi pembongkaran muatan di wilayah Pamatang Sidamanik, hingga akhirnya ditemukan meninggal di dalam truk yang berhenti di tepi jalan. (red-tim)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan