MTU News
Beranda Headline Terkini 1 Orang Tewas dan 17 Luka-luka Akibat Kecelakaan di Jalan Sibolga – Padang Sidempuan

1 Orang Tewas dan 17 Luka-luka Akibat Kecelakaan di Jalan Sibolga – Padang Sidempuan

Kondisi Angkot yang kecelakaan di Jalan Sibolga – Tapanuli Tengah.

 

Tapanuli Tengah – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Sibolga-Padangsidimpuan, tepatnya di tanjakan Hajoran, Kelurahan Hajoran, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Sabtu (11/11/2023). Dalam peristiwa itu 1 orang tewas, belasan lainnya luka-luka.

Hal ini disampaikan oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Tapteng Ipda Junior Hutabarat mengungkapkan, kecelakaan itu terjadi kemarin pagi. Adapun dua mobil penumpang yang mengalami kecelakaan itu, yakni angkot 45 dengan nomor polisi BB 1761 MD dan mobil L300 BB 1275 RL, Minggu (12/11/2023).

“Sopir angkot 45 meninggal dunia,” kata Ipda Junior,

Kejadian itu berawal saat mobil L300 yang dikemudikan Aril Ritonga (20) melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Sibolga menuju Padang Sidimpuan. Lalu, setibanya di lokasi kejadian, mobil tersebut berjalan terlalu ke kanan hingga bertabrakan dengan angkot 45 yang datang dari arah berlawanan.

Kanit Gakkum Unit Laka Lantas Polres Tapteng, Ipda Junior Hutabarat mengatakan, dalam kecelakaan ini satu orang meninggal dunia, yaitu sopir angkot atas nama Badiara Pandiangan.

“Saat kejadian, sopir angkot Badiara Pandiangan terjepit di dalam mobil dan meninggal dunia di TKP,” kata Ipda Junior Hutabarat dalam keterangan tertulis.
Ipda Junior Hutabarat menjelaskan, berdasarkan keterangan beberapa saksi, kejadian bermula ketika Mopen Batangtoru L300, BB 1275 RL yang dikemudikan Muhammad Aril Ritonga berjalan dari arah Sibolga menuju Padangsidimpuan dengan kecepatan tinggi.

Di lokasi kejadian (TKP), tepatnya di jalan menanjak dan menikung, Mopen Batangtoru yang dikemudikan Muhammad Aril Ritonga terlalu mengambil ke badan jalan sebelah kanan, dan pada saat bersamaan datang dari arah berlawanan Mopen BB 1761 MD yang dikemudikan oleh Badiara Pandiangan.

Polisi masih mendalami penyebab kasus kecelakaan maut tersebut. Data korban tercatat 18 orang. Dari jumlah itu, 16 orang mengalami luka ringan, 1 luka berat dan 1 orang meninggal dunia.

Ipda Junior Hutabarat menjelaskan, pascakejadian seluruh penumpang dari kedua mobil yang terlibat kecelakaan telah dibawa ke RSUD Pandan untuk mendapatkan pertolongan medis.

Berikut ini daftar nama korban yang terlibat kecelakaan maut di Tapteng:
Korban meninggal dunia Badiara Pandiagan (59), pengemudi mopen BB 1761 MD, warga Lk VIII, Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri, Tapteng.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan