Ahok Tunggu Keputusan Rakernas PDIP untuk Pilkada Sumut
JAKARTA | MTUNews.com – Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan bahwa dirinya menunggu hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP terkait pencalonannya dalam Pilkada Sumatra Utara 2024. Saat ditemui di Ancol, Jakarta, Sabtu, Ahok mengaku telah berkomunikasi mengenai hal ini dengan politisi PDIP Landen Marbun dan Ketua DPD PDIP Sumatra Utara Rapidin Simbolon.
“Pak Landen Marbun yang telepon, ada Pak Rapidin waktu itu. Ngobrol gitu. Saya sih bilang, ya, kita tunggu Rakernas, ya,” ucap Ahok, mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Ahok mengucapkan terima kasih atas pertimbangan DPP PDIP Sumatra Utara dan menyatakan siap menunggu tugas yang diberikan partai.

“Ya kita terima kasih lah, ya, teman-teman dari DPD Sumut minta ke sana. Tapi ‘kan keputusan semua bukan di kita, ya. Tunggu tugas saja,” ujarnya.
Rapidin sebelumnya menyatakan bahwa berbagai nama, termasuk Ahok, dipertimbangkan untuk Pilkada Sumut, namun nama-nama tersebut akan dikerucutkan sesuai dinamika politik yang ada.
“Sekarang bisa semua kita pertimbangkan. Tetapi dari hari ke hari, akan kita kerucutkan sesuai dengan dinamika politik yang ada,” ucap Rapidin di lokasi yang sama.
Rapidin menambahkan bahwa DPP PDIP sudah menjalin komunikasi dengan Ahok, dan Ahok siap ditempatkan di mana pun dalam Pilkada 2024 sesuai instruksi partai.

“Kita semua berkomunikasi. Dengan Pak Ahok saya sudah dua kali berkomunikasi, ‘Pak, kalau Anda diterjunkan di Sumatra Utara siap enggak?’. ‘Kalau sudah partai yang instruksikan, jangankan Sumatra Utara, ke Papua juga saya siap’,” ucap Rapidin menirukan percakapannya dengan Ahok.
Menurut Rapidin, Pilkada Sumatra Utara tahun ini sedikit berbeda karena Wali Kota Medan yang juga menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution, telah mengambil formulir pendaftaran calon gubernur Sumatra Utara.
“Saya sudah menyampaikan pada DPP, Sumatra Utara ini sedikit agak berbeda dari tahun-tahun kemarin. Karena apa? Karena di sana ada Bobby yang notabene menantu presiden,” ujarnya.
Rakernas V PDIP berlangsung dari Jumat (24/5) hingga Minggu (26/5), membahas sikap politik PDIP, perumusan program kerakyatan, dan strategi pemenangan Pilkada 2024. (Win)












