MTU News
Beranda Olahraga Mantan Presiden Juventus Dilarang Berkecimpung di Dunia Sepakbola!

Mantan Presiden Juventus Dilarang Berkecimpung di Dunia Sepakbola!

Pavel Nedved dan Andrea Agnelli (Ist / Marca)

MTUNews – Dua manuver ilegal petinggi klub membawa dampak yang luarbiasa bagi Juventus, tidak di liga Italia saja namun juga di kompetisi eropa. Belum cukup hanya mengundurkan diri namun akhirnya hukuman dari otoritas sepakbola setempat memvonis mantan presiden klub asal Turin itu, Andrea Agnelli, yang dilarang berkecimpung di sepakbola selama 16 bulan.
Andrea Agnelli terbukti bersalah dalam kasus laporan penyimpangan dan pembayaran finansial kepada pemain Bianconeri selama masa kepemimpinannya.

Dilansir dari Reuters, petinggi Juventus terbukti melakukan pemalsuan pembukuan keuangan dengan menggelembungkan nilai transfer untuk mengambil keuntungan kondisi finansial klub. Proses pemalsuan pembukuan keuangan itu dilakukan oleh para petinggi klub berjuluk Si Nyonya Tua itu pada rentang periode 2018 hingga 2020 lalu.

Terbongkarnya kasus itu membuat Agnelli yang menjadi Presiden Juventus selama 13 musim mengumumkan pengunduran dirinya pada bulan November tahun lalu. Hal tersebut diikuti oleh deputinya, Pavel Nedved serta direktur pelaksana Maurizio Arrivabene yang meninggalkan posisinya masing-masing, menyusul pertemuan luar biasa yang diadakan di Continassa.

Bersama mereka, beberapa petinggi klub: Laurence Debroux, Massimo Della Ragione, Katryn Fink, Daniela Marilungo, Francesco Roncaglio, Giorgio Tacchia dan Suzanne Keywood, juga turut mengundurkan diri.

Selain itu Agnelli yang merupakan salah satu tokoh di balik kegagalan proyek pencanangan Liga Super Eropa (ESL) pada 2021 lalu. Atas perbuatan itu membuat Agnelli juga didenda oleh FIGC sebesar 60.000 Euro.

Sebagai bagian dari kasus pembukuan keuangan, Juventus pada bulan Mei lalu telah setuju untuk membayar denda sebesar 718.000 Euro dan tidak keberatan dengan hukuman pengurangan 10 poin untuk musim Serie A yang lalu, dalam penyelesaian yang dicapai dengan otoritas sepak bola Italia (FIGC).

Namun masalah tersebut tentu tidak berhenti di lingkup lokal saja, karena baru-baru ini UEFA juga telah menjatuhi larangan kepada klub berseragam Zebra itu yakni tidak boleh tampil untuk berkompetisi di Eropa selama musim depan.

Juve dipastikan tidak dapat berkompetisi di Conference League untuk musim 2023/2024 mesk Juventus memperoleh satu tiket untuk dapat berkompetisi karena berada di peringkat ke tujuh klasemen Serie A musim 2022/2023. (*Antara/ GHP)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan