MTU News
Beranda Olahraga Tekuk Brasil, Latvia Tembus Delapan Besar

Tekuk Brasil, Latvia Tembus Delapan Besar

Kristers Zoriks, Davis Bertans dan Rodions Kurucs (ist/fiba.basketball)

MTUNews – Latvia tampil penuh motivasi dan sangat meyakinkan saat memastikan menjadi tim pertama dari Grup L yang berhasil melaju ke Perempat Final Kejuaraan Dunia Basket Fiba 2023, usai menekuk perlawanan Brasil 104-84, Minggu (3/9) di Jakarta, Indonesia.

Negara Baltik itu memimpin selama hampir 17 menit di babak pertama dan bahkan memiliki keunggulan 10 poin, namun Brasil yang sebelumnya memberi kejutan dengan mengalahkan Kanada, berusaha terus mengejar mereka dan hanya tertinggal 3 poin di babak pertama.

Di sisi lain kemenangan Latvia atas Spanyol memberi motivasi tersendiri bagi tim besutan Luca Banchi. Guard Latvia, Arturs Zagars memimpin timnya lewat sentuhan magisnya dalam permainan pick-and-roll, yang memicu semangat rekan-rekannya untuk mencetak 36 poin di kuarter ketiga dengan menampilkan permainan ofensif untuk memimpin 18 poin pada 81- 63.

Andrejs Grazulis kali ini menjadi pemain Latvia yang tampil solid, sangat andal dalam bertahan, namun juga berkontribusi dengan 24 poin, 5 assist, dan 3 rebound, dan sukses melesakkan 11 dari 15 tembakan.

“Pertandingannya cukup menarik. Kami memulai dengan lambat. Mereka mencetak angka melalui pick-and-roll. Kami tidak bisa menghentikannya di babak pertama. Kami melakukan penyesuaian di babak pertama. Kemudian permainan muncul dengan sendirinya. Kami memainkan pertahanan yang bagus , bisa menyerang dan mengontrol permainan dengan cara itu,” ucap Grazulis.

“Brasil adalah tim yang bermain sangat spesifik. Mereka telah membuktikan saat melawan Kanada betapa mereka mampu mengeksplorasi beberapa detail permainan yang dapat menyulitkan Anda. Seperti petinju yang menerima jab, yang penting hanyalah menyesuaikan pertahanan kami selama pertandingan,” tambah pelatih Luca Banchi.

“Saat turun minum. Para staf dan para pemain melakukan pekerjaan luar biasa untuk menemukan cara yang tepat untuk menjawab permainan mereka di lapangan. Itulah rahasia penampilan mengesankan sepanjang kuarter ketiga di mana kami mampu mengamankan pertahanan dan bermain sangat tajam dalam menyerang dengan 36 poin. Sebuah permainan dengan 24 assist dan 6 turnover menjelaskan banyak hal tentang kualitas bola basket yang kami hasilkan malam ini.” jelas Banchi.

Memang saat memasuki kuarter keempat, Latvia sudah sulit terkejar oleh Brasil, meski mereka punya Yago Santos yang menjadi motor serangan dengan 14 poin, 4 assist, dan 3 rebound, namun itu pun tidak cukup untuk mengangkat permainan tim.

Latvia terus menyerang hingga selisih jarak poin dengan lawan menjadi 21 angka. Puncaknya ketika Davis Bertans membawa Latvia menembus poin 101 lewat tembakan tiga poinnya.

Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi Kristers Zoriks dan kawan-kawan karena ini merupakan pertama kalinya Latvia mampu bermain di delapan besar kejuaraan dunia basket FIBA.

Kemenangan tersebut juga menjadi kali kedua Latvia menembus angka 100 selama perjalanan mereka di FIBA World Cup. Sebelumnya, mereka juga pernah menembus tiga digit saat menekuk Lebanon 109-70 di putaran pertama.

Latvia sebelumnya mengalahkan Spanyol dalam babak penyisihan Grup L FIBA World Cup 2023. Tim debutan di Piala Dunia Basket ini mengalahkan juara bertahan Spanyol 74-69 pada Jumat (1/9) kemarin. (fiba/GHP)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan