Hamas dan Israel diberitakan mencapai kesepakatan dan telah menandatangi kesepakatan tersebut mengenai pembebasan sandera Israel di wilayah Gaza.
Meskipun pada awalnya perjanjian ini mengizinkan 50 sandera perempuan dan anak-anak untuk dibebaskan secara bertahap oleh Hamas dengan imbalan jeda empat hari dalam pertempuran, namun kesepakatan tersebut jelas disusun untuk mendorong pembebasan lebih lanjut.
“Pembebasan setiap 10 sandera tambahan akan mengakibatkan jeda satu hari tambahan,” kata pernyataan pemerintah Israel, seperti dikutip BBC.
Klausul itu penting bagi keluarga sandera, beberapa di antaranya mengatakan kepada tim BBC bahwa mereka tidak ingin melihat kesepakatan parsial. Diperkirakan juga 50 sandera yang akan dibebaskan adalah mereka yang berkewarganegaraan Israel atau berkewarganegaraan ganda.
Keluarga sandera memperkirakan jumlah sandera yang akan dibebaskan akan lebih dari 50 orang.
“Tetapi struktur perjanjian ini memberikan insentif bagi pembebasan semua orang,” kata keluarga sandera kepada wartawan pada Kamis (16/11)