Formula 1 Umumkan Kalender ‘Sprint Race’ 2024
London – Ajang balapan Formula 1 telah menyelesaikan musim 2023 setelah perhelatan di GP Abu Dabhi 26 November lalu, dengan Max Verstappen mengukuhkan diri sebagai juara dunia di sirkuit Yas Marina. Kini persiapan baru tengah dilakukan oleh tim-tim yang bertarung untuk menyambut musim balapan baru di 2024.
Setelah menetapkan 24 balapan di musim yang baru, ajang balap mobil Formula 1 kini resmi mengumumkan kalender untuk format balapan Sprint selama musim 2024.
“Saya dengan senang hati mengumumkan enam lokasi menarik untuk balapan F1 Sprint musim depan, termasuk dua tuan rumah baru, yaitu China dan Miami,” kata Presiden dan CEO Formula 1 Stefano Domenicali, dalam keterangan resmi, Selasa (5/12).

“Keduanya (China dan Miami) akan menjadi tambahan yang fantastis dan memberikan pengalaman dan hiburan yang luar biasa bagi semua penggemar kami saat balapan dan menonton di rumah,” ujar Domenicali menambahkan.
Adapun balapan Sprint pertama di musim 2024 adalah di Shanghai, China, yang bergulir pada 19-21 April. Lebih lanjut, Sirkuit Miami di Amerika Serikat dan Sirkuit Spielberg di Austria akan menjadi tuan rumah berikutnya yang masing-masing digelar pada 3-5Mei dan 28-30 Juni.
Selanjutnya, Sprint akan kembali ke Amerika Serikat di Austin (18-20 Oktober), lalu Sao Paulo di Brazil (1-3 November), dan ditutup di Sirkuit Lusail, Qatar (29 November-1 Desember).
Pertimbangan Formula 1 untuk kembali menghadirkan Sprint di beberapa rangkaian grand prix musim mendatang menyusul tingginya animo penggemar yang menyaksikannya sejak format balapan itu diperkenalkan pada tahun 2021.

Domenicalli mengatakan, Sprint telah memberikan dampak positif dalam pertumbuhan jumlah penonton. Menurut laporan Nielsen, jumlah pemirsa Grand Prix Azerbaijan 2023 naik 83 persen dibandingkan musim sebelumnya, pun dengan GP Amerika Serikat dan GP Belgia yang masing-masing naik 139 persen dan 34 persen.
“Sejak diperkenalkan pada tahun 2021, Sprint telah konsisten dalam menghadirkan peningkatan pemirsa di televisi, lebih banyak hiburan yang sesuai untuk para penggemar di acara-acara, dan meningkatkan keterlibatan penggemar di platform sosial dan digital,“ jelas Domenicalli.
Sependapat, Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem menambahkan pihaknya senang bisa kembali menghadirkan format balapan tersebut di musim mendatang.
“Penambahan Shanghai akan menjadi tantangan bagi tim dan pembalap saat Formula 1 kembali ke China untuk pertama kalinya sejak 2019, sementara Sprint di Miami akan menambah dimensi baru pada akhir pekan yang memikat,” kata Mohammed.

“Kami harus terus berkembang dan beradaptasi untuk memastikan kami melakukan yang terbaik untuk olahraga ini,“ ujarnya menambahkan.
Di musim 2023, sistem poin untuk main race tak berubah dibanding sebelumnya, yakni poin diberikan kepada para pembalap yang finis di posisi 10 besar. Jika di antara 10 pembalap ini ada yang berhasil mencatat lap tercepat, maka ia akan mendapatkan tambahan 1 poin.
Sedangkan untuk sprint race, poin diberikan kepada para pembalap yang finis di posisi 8 besar. Namun, pembalap dengan lap tercepat takkan dapat tambahan poin.
Formula 1 musim 2024 rencananya akan dibuka di Bahrain pada 29 Februari hingga 2 Maret, sementara untuk uji coba atau pre-seasons akan digelar seminggu sebelumnya, yakni tanggal 21-23 Februari. (*/GHP)













