MTU News
Beranda Headline Terkini Polres Tapsel Menangkap Pelaku Pembunuhan Wanita Yang Ditemukan Dalam Selokan Dinsos Paluta

Polres Tapsel Menangkap Pelaku Pembunuhan Wanita Yang Ditemukan Dalam Selokan Dinsos Paluta

Terduga pelaku pembunuhan wanita yang ditemukan diselokan Dinsos Paluta. (Foto Dokumen Polres Tapsel)

Paluta – Polres Tapanui Selatan (Tapsel) menangkap pelaku pembunuhan wanita inisial SAH (21) yang ditemukan tewas di selokan kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut). Pelaku yang ditangkap adalah bernisia PS (19). Hal ini diungkapkan oleh Kasi Humas Polres Tapsel Brigadir Erlangga Gautama Nasution, Jumat (5/1/2024).

“Terduga pelaku merupakan warga yang sama dengan korban, yakni Desa Sabungan Padang Bolak,” kata Erlangga.

Kasi Humas Tapsel ini mengatakan, setelah penemuan jasad korban itu personel Polsek Padang Bolak langsung menyelidiki kasus tersebut dan memburu keberadaan pelaku. Pada Rabu (3/1/2024) petugas berangkat ke Medan mencari pelaku.

Petugas yang melakukan pencarian tak kunjung menemukan pelaku. Namun , keesokan harinya, petugas mendapat informasi dari keluarga pelaku yang mengatakan akan menyerahkan pelaku ke kantor polisi.

“Kemudian atas kesepakatan tim dengan keluarga pelaku, sekira pukul 17.00 WIB keluarganya membawa pelaku ke rest area Tol Medan-Tebing Tinggi untuk bertemu petugas. Saat itu, pelaku masih berada di Medan. Setelah bertemu, pelaku dibawa ke Polsek untuk diproses,” jelasnya.

Erlangga mengungkapkan, pengakuan pelaku menghabisi nyawa korban dengan terlebih dahulu meninju kepala korban dan menendang perutnya. Setelah itu, pelaku membekap mulut korban hingga korban tidak sadarkan diri.

“Pelaku lalu menggeser tubuh korban ke parit. Setelah korban tidak sadarkan diri pelaku pergi meninggalkan korban untuk membeli pisau kater dan kembali mendatangi korban ke tempat kejadian untuk menggorok lehernya,” ujarnya.

Sementara Kasi Humas Polres Tapsel ini belum memerinci motif pembunuhan itu. Dia mengaku pihaknya masih menyelidikinya. Namun, berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku adalah orang yang terakhir bertemu korban.

“Berdasarkan hasil lidik, pelaku lah orang yang terakhir bersama korban sebelum korban hilang. Motifnya masih kita selidiki,” kata Erlangga.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan