Maruarar Sirait Pamit dan Keluar dari PDIP
Jakarta-Maruarar Sirait salah seorang politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi pamit dan keluar dari partai politik (Parpol) yang telah membesarkannya. Alasan yang dikemukakan Maruarar Sirait keluar dari PDIP adalah uhttps://mtunews.com/2024/01/16/maruarar-sirait-…keluar-dari-pdip/ntuk memilih mengikuti jalan politik Presiden Joko Widodo.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Mega, Pak Hasto, dan jajaran partai, karena selama ini sudah mengizinkan saya berbakti melalui PDIP. Dan sesudah saya berdoa dan berdiskusi dengan orang terdekat, teman-teman terdekat, saya memutuskan untuk pamit dari PDI Perjuangan hari ini,” ujar Ara panggilan akrab Maruarar di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/1)
“Saya memilih untuk mengikuti langkah Pak Jokowi karena saya percaya Pak Jokowi adalah pemimpin yang sangat didukung oleh rakyat Indonesia, kepercayaan publiknya proof ratingnya 75-80 persen, beliau sudah memperjuangkan banyak hal,” ucapnya.

“Bagaimana tegas menghadapi radikalisme, bagaimana membuat mayoritas saham Indonesia di Freeport dan bagaimana juga membantu rakyat kecil, dan juga memindahkan ibu kota, adanya pemerataan. Jadi, saya memilih bersama dengan Bapak Jokowi dalam pilihan politik saya berikutnya ke depan. Mohon doa restunya,” ucap putra Sabam Sirait (Alm) ini yang juga merupakan tokoh senior PDIP di zamannya.
Belakangan ini Maruarar Sirait beberapa kali terlihat dalam berbagai acara bersama para konglomerat penyokong dana/investor proyek nasional Ibukota Nusantara seperti Aguan,Prajogo Pangestu,Franky Wijaya(anak Eka Cipta Wijaya),Garibalsi Thohir dan lainnya.
Maruarar Sirait sudah tiga kali terpilih menjadi anggota DPR RI secara berturut-turut sejak 2004. Di Pilpres 2014 Maruarar sempat diisukan akan menduduki salah satu posisi menteri di periode pertama pemerintahan Joko Widodo. Bahkan sempat datang ke istana negara mengenakan kemeja putih lengan panjang , namun ternyata posisi itu tak didapatkannya.
Ara juga pernah jadi ketua Taruna Merah Putih yang merupakan sayap PDIP. Hingga saat ini Maruarar juga masih menduduki posisi sebagai Kertua Satgas Anti Mafia Sepak Bola yang ditunjuk oleh ketua PSSI Erick Thohir September 2023 lalu.











