Jinakkan Jepang, Irak Melangkah ke 16 Besar
Hussein mencetak gol dengan sundulan di akhir babak pertama yang didominasi oleh tim Irak dengan permainan penuh semangat. Penampilan tersebut menghidupkan kembali kenangan akan tim bersejarah yang menjuarai Piala Asia AFC 2007 di depan penonton yang riuh dan partisan.
Kemenangan ini berarti Irak, yang mengumpulkan enam poin setelah di laga awal merebut kemenangan 3-1 atas Indonesia, dijamin lolos terlepas dari hasil pertandingan terakhir Grup E melawan Vietnam pada hari Rabu (24/1) mendatang.
Ahmed Yahya dan kawan-kawan membangun fondasi kesuksesan mereka sejak awal pertandingan, menekan rapat para pemain Jepang di lini tengah dan menuai hasilnya dalam lima menit pertama.
Umpan tak tepat sasaran Takumi Minamino dari sisi kiri pada menit keempat jatuh di kaki Ali Jasim dan tendangan jarak jauhnya secara tak meyakinkan ditepis oleh Zion Suzuki.
Kurang dari satu menit kemudian Irak unggul dan lagi-lagi Suzuki terlibat, sang penjaga gawang mengarahkan umpan tengah Jasim tepat ke kepala Hussein, dan ia mengarahkan bola ke sudut atas.
Pasukan Hajime Moriyasu terguncang dan butuh waktu untuk menemukan ritme mereka. Tendangan lemah Hiroki Ito dari jarak dekat tepat mengenai pelukan Jalal Hassan sedangkan percobaan tendangan overhead Wataru Endo masih melenceng dari sasaran.
Peluang terbaik Jepang di babak pertama terjadi pada menit ke-32 ketika Takefusa Kubo merebut penguasaan bola di dekat lingkaran tengah dan memberikan umpan cepat ke Takuma Asano.
Tapi, alih-alih mengumpan ke Junya Ito yang berdiri bebas di tiang jauh untuk mencetak gol, tendangan Asano sendiri ke gawang malah membentur tribun penonton.
Tim Samurai Biru patut menyesal tidak mampu memanfaatkan waktu empat menit memasuki masa tambahan karena Irak berhasil menggandakan keunggulan mereka.
Ahmed Yahya naik menyerang melewati Yukinari Sugawara di dekat garis samping kanan sebelum melaju ke area penalti untuk memberikan umpan silang yang disundul Hussein setelah mengalahkan Shogo Taniguchi di kotak enam yard.
Tertinggal dua gol Jepang mulai mencoba menguasai lapangan tengah, dan peluang-peluang yang didapat Asano, Junta Ito, Ko Itakura maupun pemain pengganti Ritsu Doan Masih belum dapat mengubah papan skor.
Pertahanan Irak baru bobol setelah kapten Endo mencetak gol melalui sundulannya tiga menit memasuki masa tambahan waktu untuk memberikan harapan bagi Jepang, tapi hingga wasit Khalid Saleh Alturais (Arab Saudi) meniup peluit akhir Irak mampu mengamankan gawang mereka. (AFC/tje)







