Peserta Seleksi Nilai Komisioner KPU Taput Tidak Kompeten dan Tidak Beretika
TAPANULI UTARA | MTUNews.com – Peserta seleksi Badan Adhoc KPU Tapanuli Utara untuk Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 menilai para komisioner KPU Tapanuli Utara tidak kompeten dan tidak beretika dalam melakukan proses wawancara.
Informasi yang dihimpun media dari berbagai sumber menyebut bahwa para peserta seleksi kecewa dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Komisioner kepada mereka. Baik yang terpilih maupun tidak, semua mengatakan Komisioner belum layak menjadi pewawancara. Bahkan sebelum selesai proses wawancara, ada komisioner KPU yang pergi makan karena merasa gilirannya sudah selesai.
Salah seorang peserta terpilih yang tidak bersedia namanya disebut mengatakan bahwa dia disuruh bernyanyi. “Ya, saya hanya ditanya apakah benar keluarga dari si A, lalu setelah itu disuruh bernyanyi”, ujarnya kepada media. Lain lagi dengan peserta lain yang mengatakan bahwa dia akan terpilih jika bisa “bersama” pewawancara dikemudian hari.

Bahkan rata-rata informasi yang dikumpulkan menyebut ada seorang komisinoer yang hanya mengatakan agar tidak kecewa jika kalah dan tidak sombong jika menang. “Kepada setiap orang yang diwawancarainya dikatakan demikian” ujar peserta lain yang tidak terpilih.
Bahkan, sebagian dari mereka mengaku kecewa meski mendapatkan jaminan kepastian lolos karena memiliki “ordal”. “Satu sisi saya senang bisa mendapatkan pekerjaan ini, tapi disisi lain saya tidak bisa berbangga hati karena menang “tanpa bertanding””, ujarnya kepada media. “Kita masih muda, kan bangga seandainya kita bisa mengalahkan mereka-mereka (peserta lain, red) dengan cara yang sportif, ujarnya lagi. (Choms)









