MTU News
Beranda Daerah 6 Paslon Di Sumut Hadapi Kotak Kosong

6 Paslon Di Sumut Hadapi Kotak Kosong

MEDAN || MTUNews.com – Sebanyak enam Pilkada serentak di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan dihadapkan pada kotak kosong setelah pendaftaran bakal calon di Komisi Pemilihan Umum (KPU).  Enam kabupaten tersebut adalah Serdang Bedagai, Asahan, Labuhanbatu Utara, Tapanuli Tengah, Nias Utara, dan Pakpak Bharat. Dari enam kabupaten ini, lima di antaranya diisi oleh petahana yang kembali mendaftar.

Di Pilkada Serdang Bedagai, pasangan Darma Wijaya alias Wiwik dan Adlin Umar Yusri Tambunan mendaftar dengan dukungan dari 14 partai politik, yaitu PDIP, Golkar, Gerindra, PPP, Demokrat, NasDem, PKS, Hanura, PAN, PSI, Gelora, Buruh, Garuda, dan PKN. Pasangan ini memperoleh dukungan 321.673 suara dari total 366.717 suara sah pada Pemilu Legislatif 2024, melebihi syarat minimal pencalonan yang hanya 31.171 suara sah. Hal ini membuka kemungkinan bagi PKB untuk mengusung calon mereka sendiri, mengingat PKB memiliki 42.731 suara sah.

Di Pilkada Asahan, pendaftar tunggal adalah Taufik Zainal Abidin-Rianto, yang didukung oleh 12 partai politik, termasuk Golkar, PAN, PDIP, Gelora, PKB, Demokrat, Hanura, PKS, PPP, Buruh, Gerindra, dan NasDem. Taufik, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Asahan, dan Rianto, Kasat Reskrim Polres Asahan, memperoleh dukungan 388.568 suara dari 400.747 suara sah, jauh melebihi syarat minimal pencalonan yang sebesar 30.057 suara sah. Dengan hasil ini, tidak ada lagi partai politik yang dapat mengajukan calon baru.

Di Tapanuli Tengah, pendaftar tunggal adalah Khairul Kiyedi Pasaribu-Darwin Sitompul, yang diusung oleh PDIP, Golkar, NasDem, PKS, PBB, Gerindra, Demokrat, Perindo, dan PAN. Khairul, Ketua DPRD Tapanuli Tengah, dan Darwin, mantan Wakil Bupati, mendapatkan dukungan 159.555 suara dari 169.561 suara sah, melebihi syarat minimal pencalonan sebesar 14.413 suara sah.

Di Pilkada Nias Utara hanya diisi oleh calon tunggal Amizaro Waruwu-Yusman Zega, yang didukung oleh PAN, NasDem, Hanura, Golkar, Gerindra, PDIP, dan PSI. Amizaro dan Yusman, yang saat ini menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara, memperoleh dukungan 61.573 suara dari 62.825 suara sah, jauh di atas syarat minimal pencalonan sebesar 6.283 suara sah.

Di Labuhanbatu Utara, Hendriyanto Sitorus-Syamsul Tanjung merupakan pendaftar tunggal, diusung oleh Golkar, PBB, PAN, PDIP, PKB, NasDem, PKS, Hanura, Gerindra, Demokrat, PPP, dan PSI. Hendriyanto, Bupati Labuhanbatu Utara saat ini, dan Syamsul, Wakil Bupati, memperoleh dukungan 204.182 suara dari 204.941 suara sah, melebihi syarat minimal pencalonan sebesar 17.420 suara sah.

Terakhir, Pilkada Pakpak Bharat juga menghasilkan calon tunggal, Franc Bernhard Tumanggor-Mutsyuhito Solin, yang merupakan Bupati dan Wakil Bupati Pakpak Bharat saat ini. Mereka diusung oleh 11 partai politik, yakni PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, NasDem, PKS, Hanura, PAN, Demokrat, PSI, dan PPP. Franc-Mutsyuhito memperoleh dukungan 31.418 suara dari 31.769 suara sah, melampaui syarat minimal pencalonan sebesar 3.177 suara sah. (Red)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan