Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Sumawan, menjelaskan bahwa gempa tersebut berlokasi di laut pada koordinat 8,91° Lintang Selatan dan 115,44° Bujur Timur, sekitar 26 kilometer tenggara Kuta Selatan, Bali, dengan kedalaman 121 kilometer.
“Dampak gempa ini dirasakan di wilayah Badung, Denpasar, dan Klungkung di Provinsi Bali, serta Lombok Barat, Kota Mataram, dan Lombok Tengah di NTB,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Sumawan menambahkan, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut. Pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Gempa ini tergolong gempa menengah, yang disebabkan oleh aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber juga menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
BMKG memastikan tidak ada gempa susulan setelah kejadian ini. Warga diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG. (red-win)