Trump memberikan pidato pelantikannya usai pengambilan sumpah, menegaskan visi pemerintahannya untuk periode 2025-2029. Sebelumnya, ia tiba di lokasi pelantikan bersama pendahulunya, Joe Biden, sekitar pukul 10:48 pagi. Dalam momen yang simbolis, keduanya menumpangi kendaraan yang sama dalam perjalanan dari Gedung Putih menuju Capitol Rotunda.
Acara pelantikan diawali dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, termasuk Elon Musk, Jeff Bezos, Mark Zuckerberg, Bill dan Hillary Clinton, Mike Pence, George W. dan Laura Bush, serta Barack Obama. Mereka hadir untuk menyaksikan transisi kekuasaan yang berlangsung khidmat.
Sebelum prosesi resmi dimulai, penyanyi opera Christopher Dean Macchio mengisi acara dengan penampilan lagu “O, America,” yang memukau para tamu undangan. Setelah itu, para mantan presiden, wakil presiden, serta pasangan mereka diperkenalkan satu per satu kepada hadirin.
Setelah pembukaan, Ketua JCCIC (Joint Congressional Committee on Inaugural Ceremonies), Senator Amy Klobuchar, memberikan pidato selamat datang. Senator Deb Fischer kemudian melanjutkan dengan sambutan singkat, diikuti doa bersama yang dipimpin oleh pemimpin agama lintas denominasi.
Pada pukul 12:00 siang, JD Vance mengambil sumpah jabatan sebagai Wakil Presiden AS untuk periode 2025-2029. Momentum tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah dari para tamu yang hadir di dalam Capitol Rotunda. Pelantikan Trump dan Vance menandai babak baru dalam sejarah Amerika Serikat, yang kini dipimpin oleh presiden dengan janji membawa kebijakan yang disebut-sebut sebagai “kebangkitan Amerika.”
Upacara pelantikan ini berlangsung dengan lancar dan penuh simbolisme, mencerminkan tradisi demokrasi Amerika yang terus dijunjung tinggi. (red-win)