Dewan Pers Buka Pendaftaran Anggota 2025-2028
JAKARTA || MTUNews.com – Badan Penyelenggara Pemilihan Anggota (BPPA) Dewan Pers secara resmi membuka pendaftaran calon anggota Dewan Pers untuk periode 2025-2028. Pendaftaran dimulai pada hari ini, Senin (20/1/2025), dan akan berlangsung hingga 11 Februari 2025 pukul 24.00 WIB.
Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, menjelaskan bahwa proses pendaftaran ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tiga tahun sekali untuk merekrut anggota baru Dewan Pers.
“Dewan Pers memang setiap tiga tahun mempunyai ‘gawe’ secara rutin terkait rekrutmen anggota Dewan Pers periode 2025-2028, mengingat masa bakti anggota Dewan Pers periode 2022-2025 akan segera berakhir,” ungkap Ninik dalam konferensi pers di Kantor Dewan Pers, Jakarta Pusat.

Bagi calon pendaftar, format dokumen pendaftaran dapat diunduh melalui laman https://s.id/format-dokumen-bppa. Dokumen yang telah dilengkapi dapat dikirimkan melalui email ke bppa@dewanpers.or.id atau dikirim secara fisik ke Sekretariat BPPA Dewan Pers di Gedung Dewan Pers, Lantai 7, Jalan Kebon Sirih Nomor 32, Jakarta Pusat, pada jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB.
Pembentukan BPPA dan Proses Seleksi Ketat
Ninik juga mengungkapkan bahwa dua bulan sebelumnya telah dibentuk BPPA sebagai bagian dari pola rekrutmen di Dewan Pers. BPPA tahun ini diketuai oleh Bambang Santoso, dengan Winda Parwitasari sebagai sekretaris.
Menurut Ketua BPPA Dewan Pers, Bambang Santoso, proses pendaftaran terbuka bagi berbagai unsur, mulai dari wartawan, pimpinan perusahaan pers, hingga tokoh masyarakat.
“Kita membuka pendaftaran calon anggota Dewan Pers dari unsur-unsur tersebut, dimulai hari ini dan akan ditutup pada 11 Februari 2025,” ujar Bambang.

Bambang menegaskan, proses seleksi calon anggota akan dilakukan dengan ketat, mengingat kondisi industri media yang saat ini menghadapi tantangan besar.
“Mengingat situasi bahwa media tahun ini tidak lebih baik dibanding tahun lalu, Dewan Pers harus benar-benar dipersiapkan dengan anggota yang kompeten untuk menghadapi berbagai tantangan sebagai payung ekosistem pers di Indonesia,” tambahnya.
Bambang juga menjelaskan bahwa BPPA telah bekerja keras dalam mempersiapkan proses ini, meskipun peluncuran pendaftaran sempat tertunda karena kondisi yang kompleks.
“Situasi dan kondisi yang ada membuat kami membutuhkan waktu lebih untuk memastikan semuanya siap. Namun, hari ini, proses pendaftaran resmi dimulai,” tandasnya.

Dengan dimulainya proses pendaftaran ini, Dewan Pers berharap dapat memilih anggota yang mampu membawa perbaikan dan inovasi di dunia pers Indonesia pada periode mendatang.(red-win)











