MTU News
Beranda Agama Kasus HIV Bengkulu Tinggi akibat Seks Bebas LGBT

Kasus HIV Bengkulu Tinggi akibat Seks Bebas LGBT

Foto Illustrasi.

BENGKULU || MTUNews.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu mencatat, tingginya angka kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di wilayah tersebut didominasi oleh perilaku seks bebas yang dilakukan kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT), khususnya dalam kategori Laki-laki Sama Laki-laki (LSL).

“Yang paling banyak positif terjangkit HIV didominasi dari populasi LGBT dan kategori LSL, tercatat sebanyak 70 orang,” ujar Kepala Bidang Program Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Bengkulu, Ruslian, di Kota Bengkulu, Selasa (22/4/2025).

Untuk menekan angka tersebut, Dinkes Bengkulu terus melakukan skrining atau pemeriksaan kesehatan secara berkala, guna mencegah penyebaran lebih luas.
Sejak Januari hingga Agustus 2024, Dinkes Bengkulu telah mencatat sebanyak 126 kasus HIV/AIDS, dan angka ini diperkirakan masih bisa bertambah.

Dari 126 kasus yang ditemukan, sebanyak 89 orang telah menjalani pengobatan dan berada dalam pengawasan ketat pihak Dinkes.

Kota Bengkulu menjadi wilayah dengan jumlah kasus HIV tertinggi, yakni 90 kasus. Disusul Kabupaten Rejang Lebong dengan 14 kasus, Kabupaten Kepahiang tujuh kasus, Bengkulu Selatan enam kasus, dan Bengkulu Utara lima kasus. Sementara itu, di Kabupaten Mukomuko tercatat dua kasus, di Kabupaten Lebong dan Bengkulu Tengah masing-masing satu kasus, sedangkan Kabupaten Seluma dan Kaur belum ditemukan adanya kasus HIV.

Ruslian mengimbau masyarakat untuk menjauhi perilaku seks bebas, tidak menggunakan jarum suntik secara bergantian, dan menghindari konsumsi narkoba sebagai langkah utama pencegahan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, dan bagi yang sudah terinfeksi agar tidak menularkan penyakit dengan menghindari hubungan berisiko,” tegas Ruslian. (red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan