60 Tewas, Termasuk 20 Anak, dalam Serangan Israel ke Iran
ISTAMMBUL || MTUNews.com – Serangan udara yang dilancarkan Israel pada Jumat dini hari (13/6) ke wilayah Teheran, Iran, menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar, dengan 60 warga sipil dilaporkan tewas, termasuk 20 anak-anak. Menurut laporan dari media pemerintah Iran yang dikutip Press TV pada Sabtu (14/6), serangan tersebut menghantam sebuah bangunan tempat tinggal di kawasan padat penduduk Shahid Chamran, Teheran.
Selain menargetkan area sipil, Israel juga dilaporkan menyerang sejumlah fasilitas strategis milik Iran, termasuk pusat pengembangan rudal dan instalasi nuklir. Serangan ini menewaskan lebih dari 104 orang secara keseluruhan, mencakup beberapa tokoh penting Iran, seperti komandan Garda Revolusi Iran (IRGC), sejumlah perwira tinggi militer, dan sembilan ilmuwan nuklir. Sekitar 380 orang lainnya mengalami luka-luka dalam peristiwa ini.
Sebagai bentuk respons atas serangan tersebut, Iran meluncurkan serangkaian rudal balistik ke arah beberapa wilayah di Israel. Serangan balasan ini menyebabkan tiga orang tewas dan lebih dari 170 lainnya terluka, menurut sejumlah laporan yang dirilis oleh kantor berita internasional Anadolu.

Ketegangan antara kedua negara meningkat tajam menyusul eskalasi konflik yang disebut-sebut sebagai salah satu insiden paling mematikan dalam sejarah konfrontasi militer antara Israel dan Iran. Komunitas internasional mendesak kedua pihak untuk menahan diri dan menghindari konfrontasi yang dapat memicu perang skala penuh di kawasan Timur Tengah. (red)
Sumber: Anadolu








