Konferensi pers dipimpin Ketua Panitia yang juga Asisten I Sekretariat Daerah Samosir, Tunggul Sinaga, didampingi Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tetty Naibaho, serta Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ferdinand Sitanggang. Panitia menegaskan seluruh persiapan teknis terus dimatangkan agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar.
Tunggul Sinaga menjelaskan, perayaan tahun ini mengusung tema “Samosir Rumah Kita” sebagai wujud syukur sekaligus kebanggaan atas perjalanan pemerintahan daerah. Ia menekankan perayaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan serta menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap Kabupaten Samosir.
Seluruh anggaran kegiatan, lanjutnya, difokuskan pada pelestarian budaya dan promosi pariwisata guna menarik kunjungan wisatawan. Dampak ekonomi diharapkan dirasakan langsung oleh pelaku UMKM, pengusaha homestay, perhotelan, serta sektor jasa lainnya. Panitia juga menyediakan 25 stan khusus bagi pelaku usaha lokal sebagai bentuk keberpihakan terhadap ekonomi masyarakat.
Terkait polemik pergeseran jadwal onan dari hari Rabu ke hari Senin, panitia menyebut keputusan tersebut merupakan hasil pembahasan matang dengan mempertimbangkan kesiapan lokasi, mobilisasi peralatan oleh event organizer, serta aspek kebersihan. Plt. Kadis Perindag Ferdinand Sitanggang mengakui adanya keberatan dari pedagang, namun perubahan jadwal telah disosialisasikan melalui surat resmi dan dinilai sebagai opsi paling memungkinkan agar persiapan panggung dan perlengkapan tidak terganggu.
Rangkaian acara akan diawali Festival Kuliner yang mengangkat warisan budaya seperti Dalini Horbo dan naniura, dilanjutkan panggung apresiasi pelajar serta hiburan rakyat. Pada hari kedua digelar kebaktian oikumenis, prosesi adat, pemberian penghargaan, peluncuran Horas Samosir Fiesta 2026, serta penampilan artis daerah dan nasional, termasuk band Ungu. Panitia menargetkan 4.000–5.000 pengunjung hadir dan berharap dukungan media untuk memperkuat promosi Samosir sebagai destinasi wisata budaya dan alam unggulan. (red-tim)