Benny menjelaskan, informasi tersebut diperoleh setelah personel kepolisian melakukan pemantauan langsung dan pemetaan di sejumlah titik jalur lintas provinsi. Dari hasil pengecekan di lapangan, kepadatan kendaraan bukan disebabkan oleh lonjakan kendaraan dari Jambi menuju Sumatera Selatan, melainkan karena banyak kendaraan angkutan barang yang berhenti di bahu maupun badan jalan.
Menurutnya, posisi kemacetan berada cukup jauh dari wilayah Provinsi Jambi. Hingga saat ini arus lalu lintas di wilayah Jambi masih terpantau normal dan belum terdampak langsung oleh antrean kendaraan yang terjadi di wilayah Sumatera Selatan.
Selain kendaraan yang parkir sembarangan, kemacetan juga diperparah oleh sejumlah insiden kecelakaan serta perilaku pengendara yang tidak tertib. Beberapa pengemudi dilaporkan mencoba menerobos antrean dengan mengambil jalur berlawanan, yang justru memperparah kepadatan kendaraan di sepanjang jalur tersebut.
Untuk menghindari kemacetan, pihak kepolisian mengimbau para pemudik dari wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Riau yang hendak menuju Palembang agar memanfaatkan jalur alternatif. Salah satu rute yang disarankan adalah melalui jalur barat yang terhubung dengan jalan tol, yakni dari Jambi menuju Sarolangun, Lubuk Linggau, Musi Rawas, Lahat, hingga Prabumulih sebelum melanjutkan perjalanan melalui Tol Prabumulih–Palembang.
Alternatif lainnya adalah menggunakan jalur Lintas Sumatera tanpa melalui tol, dengan rute Jambi menuju Sarolangun, Lubuk Linggau, Musi Rawas, Sekayu, Betung, dan berakhir di Palembang. Jalur ini dinilai dapat menjadi pilihan bagi pengendara untuk menghindari kepadatan di jalur utama.
Benny juga menyebutkan bahwa saat ini terdapat satu titik kemacetan tambahan di kawasan Pauh di Jalan Lintas Jambi–Palembang. Kemacetan di lokasi tersebut dipicu oleh sebuah truk yang mengalami kerusakan patah as sehingga menghambat arus kendaraan.
Polda Jambi mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan lintas provinsi agar selalu memantau kondisi lalu lintas melalui aplikasi peta digital. Pengendara juga diminta untuk beristirahat di pos pelayanan atau rest area terdekat apabila merasa lelah. Pihak kepolisian menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama, sembari terus melakukan pemantauan di titik-titik rawan kemacetan guna memastikan arus lalu lintas tetap terkendali. (red-tim) – sumber: kompas.com