Penyerahan bantuan dilakukan langsung bersamaan dengan kegiatan penanaman benih jagung bersama para petani di lahan pertanian setempat. Dua kelompok tani penerima bantuan yakni Kelompok Tani Melati Paristua Desa Panampangan dan Kelompok Tani Tumpang Sari Desa Urat Timur, Kecamatan Palipi. Masing-masing kelompok menerima 300 kilogram bibit jagung untuk areal tanam seluas 20 hektare.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap sektor pertanian yang dinilai sebagai salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat Samosir. Kehadiran pemerintah di tengah petani diharapkan mampu memperkuat semangat masyarakat dalam mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan.
Program bantuan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution. Melalui Program Kolaborasi Sumut Berkah, pemerintah berupaya membangun kerja sama yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat demi mendorong kemajuan sektor pertanian daerah.
Pemerintah Kabupaten Samosir menjelaskan bantuan bibit tersebut diberikan berdasarkan usulan kebutuhan petani yang sebelumnya diajukan pemerintah daerah kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Karena itu, para kelompok tani diminta memanfaatkan bantuan secara maksimal dengan melakukan penanaman dan perawatan yang baik agar hasil panen dapat optimal.
Selain menjamin ketersediaan bibit, pemerintah juga memastikan hasil panen petani nantinya memiliki kepastian pasar. Produktivitas jagung ditargetkan mencapai 10 ton per hektare, sementara hasil panen akan ditampung oleh offtaker yang telah disiapkan pemerintah dengan harga sesuai ketetapan pemerintah pusat sebesar Rp5.500 per kilogram.
Dengan adanya kepastian harga dan pasar tersebut, pemerintah berharap petani semakin termotivasi meningkatkan produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat di Kabupaten Samosir. (red-ms)