MTU News
Beranda Olahraga Andy Ruiz dan Deontay Wilder Naikkan Tensi untuk Bertarung

Andy Ruiz dan Deontay Wilder Naikkan Tensi untuk Bertarung

MTUNews – Dua petinju kelas berat, Andy Ruiz dan Deontay Wilder memang sudah tidak memegang sabuk gelar juara lagi, namun nama keduanya mungkin masih punya nilai jual untuk mengundang penonton datang. Apalagi jika kedua petinju tersebut saling dihadapkan.

Nama Deontay Leshun Wilder mungkin sudah tidak asing dengan keganasannya di atas ring. “The Bronze Bomber” sudah menguasai sabuk juara dunia kelas berat WBC selama 5 tahun dari 2015 hingga dihajar The Gipsy King, Tyson Fury di 2020 dan berlanjut ke pertarungan trilogi mereka. Sementara Ruiz mengejutkan publik tinju di tahun 2019 setelah sempat mencuri sabuk juara WBA, IBF, WBO, dan IBO dari tangan petinju Inggris Anthony Joshua.

Tapi kini nama Tyson Fury dan petinju Ukraina, Oleksandr Usyk menjadi yang terbaik di kelas berat, sementara Ruiz dan Wilder akhirnya harus menaikkan tensi, saling serang secara verbal guna menyalakan kemungkinan pertarungan tinju di kelas berat.

Beberapa hari yang lalu petinju Amerika itu melontarkan kata-kata kasar terhadap ‘The Destroyer’, mengkategorikannya sebagai ‘petinju gendut’ dan bahwa Ruiz tidak memiliki kualitas untuk bertarung.

“Apa yang kita lihat pada Andy? Petarung gemuk dan pendek dengan tangan kecil yang membuatnya terlihat cepat, seperti Tyrannosaurus rex. Satu-satunya alasan mereka ingin bertarung adalah untuk melihat seberapa cepat saya bisa menjatuhkannya,” katanya dalam sebuah wawancara. dengan ES News.

Sebagai tanggapan, Ruiz membalas Wilder, dan mengirimkan peringatan keras untuk menerima pertarungan.

“Apa yang Anda katakan adalah apa yang dipikirkan semua orang, sampai mereka bertemu saya di dalam ring. Dan coba tebak? Bocah kecil gemuk ini akan menendang pantat Anda,” seru Ruiz seperti yang diposting di akun Instagramnya.

Setelah video petinju keturunan Meksiko itu dirilis, muncul tanggapan dari Wilder, yang mengurangi kata-katanya dan mengatakan dia terbuka untuk bergerak maju dalam negosiasi guna menyetujui pertarungan.

“Kita tidak perlu bolak-balik dengan semua pembicaraan ini, Saudaraku. Saya tahu apa kesepakatannya dan apa kenyataannya, dan Anda tahu apa kesepakatannya dan apa kenyataannya,” ucap Wilder.

Petarung Amerika itu menegaskan bahwa rombongan Ruiz bertugas menciptakan drama, “Satu-satunya yang akan marah adalah kamu.”

Mantan juara kelas berat WBC itu menambahkan, “Saya tidak menelepon Anda, Anda yang menelepon kami. Saya tidak melecehkan Anda, Anda melakukannya untuk bertarung. Kami tidak putus asa untuk bertarung, Andalah yang putus asa untuk berkelahi atau Anda akan pernah menghubungi kami.

Sebagai penutup, Deontay Wilder mengungkapkan bahwa Andy Ruiz yang menghubungi pelatihnya.

“Mereka memanggil saudara laki-laki saya Malik, mati-matian berusaha untuk bertarung. Anda melihat bagaimana saya bertarung dan mereka mati-matian berusaha melawan saya. “Tapi hebat, mari kita wujudkan pertarungan ini. Kami kembali bersama kalian, dengan tim saya, dengan tim Anda untuk memperbaikinya karena saya tidak akan pernah takut hal itu terjadi,” jelas Wilder.

Pertarungan antara Andy Ruiz dan Deontay Wilder sebenarnya sudah lama dicanangkan oleh WBC sebagai partai wajib sebagai partai pemenang semifinal eliminator kelas berat. Wilder dalam pertarungan terakhir mengalahkan Robert Helenius dari Finlandia sedangkan Ruiz menghajar petinju Kuba, Luis Ortis.

Namun kacau balaunya negosiasi Andy Ruiz vs Deontay Wilder pun belakangan baru terungkap. Salah satunya adalah  karena Deontay Wilder tidak senang dengan bayaran yang ditawarkan untuk menghadapi Andy Ruiz. (*marca/GHP)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan