MTU News
Beranda Daerah Remaja Pedagang Madu Dirampok dan Dibacok di Sibolga 

Remaja Pedagang Madu Dirampok dan Dibacok di Sibolga 

Remaja korban rampok dan pembacokan di jalan Sibolga-Tarutung. (Foto:Herianto Marpaung)
Aksi kejahatan agaknya semakin meresahkan. Tidak hanya di kota-kota besar, begal atau rampok kini telah masuk ke wilayah hukum Tapanuli Tengah seperti Sitahuis.

Seorang remaja berusia 16 tahun yang sedang menjajakan madunya di pinggir jalan Sibolga-Tarutung, KM.17 Desa Rampah menjadi korban perampok atau begal yang dilakukan dua laki-laki tidak dikenal menggunakan sepeda motor pada Selasa (11/7/2023).
Kapolsek Pandan, AKP Zulkarnaen Pohan  membenarkan kejadian tersebut dan menceritakan kronologis kejadian.
“Benar, seorang remaja penjual madu telah mengalami aksi kejahatan dari dua orang laki-laki tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor,” katanya.
Menurutnya, pelaku tersebut pura-pura ingin membeli air mineral dari korban dan juga mencoba meminjam ponsel milik korban dengan alasan ingin menelepon temannya.
“Namun tiba-tiba pelaku merampas ponsel dari tangan korban dan langsung melarikan diri,” tambahnya.
Ditambahkan, korban berusaha mengejar pelaku dan melakukan perlawanan, tetapi pelaku nekad membacok korban menggunakan senjata tajam  yang melukai bagian wajah dan tangan korban.
“Akibat pembacokan tersebut korban mengalami luka robek di tangan kirinya, bibir, dan pipi sebelah kiri. Saat ini korban sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit DR. F.L Tobing Sibolga,”ujar AKP Zulkarnaen Pohan.
Sementara itu diinformasikan petugas polisi hingga saat ini masih memburu pelaku perampokan dan pembacokan tersebut.(Herianto Marpaung)
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan