MTU News
Beranda Olahraga Dikte Charlo, Canelo Pertahankan Gelar

Dikte Charlo, Canelo Pertahankan Gelar

Canelo vs Charlo / LAPresse

MTUNews – Pertandingan tinju dunia kelas Menengah Super antara Canelo Alvarez vs Jermell Charlo ternyata tidak berjalan sesuai harapan pecinta tinju. Partai puncak yang digadang-gadangkan akan terjadi perlawanan seru ternyata cuma berakhir tontonan dominasi tidak seimbang satu petinju saja.

Saul “Canelo” Alvarez (60-2-2, 39 KO) berhasil mengalahkan Jermell “Iron Man” Charlo (35-2-1, 19 KO) melalui keputusan angka mutlak, Minggu (1/10) pagi WIB,  di T-Mobile Arena di Las Vegas untuk tetap menjadi juara tinju yang tak terbantahkan di kelas Menengah Super.

Alvarez, 33, kini memiliki rekor 4-0 saat mempertahankan sabuk kelas menengah super yang tak terbantahkan. Juara empat badan tinju dunia IBF, WBA, WBC dan WBO itu mencatatkan penampilan gelar juara dunianya yang ke-24.

Sedangkan Charlo, 33, yang harus naik dua divisi kelas untuk melawan Canelo, memasuki pertarungan dengan skor 7-1-1 dalam perebutan gelar dunia.

Seorang juri memberikan skor pertarungan 119-108 untuk Canelo dan dua juri lainnya 118-109 untuk petinju Meksiko tersebut.

Wasit Harvey Dock melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam memisahkan kedua petarung, dengan rencana permainan Charlo yang tampaknya berusaha memeluk Canelo.

Di sisi lain, petarung Meksiko ini fokus pada pukulan ke arah tubuh dan pukulan kuat, hampir sepanjang ronde mendikte lawannya itu.

Canelo mengejar Charlo sejak awal dan menjadi sosok agresor dalam pertarungan itu, jarang melepas jab semua pukulannya adalah ayunan kencang yang membongkar pertahanan lawan sampai akhirnya menjatuhkan petinju Amerika tersebut pada ronde ketujuh.

Terus bergerak merapat Canelo memainkan peran “Slugger” dan di ronde 7 pukulan keras kanannya berhasil menembus pertahanan atas Charlo hingga menyebabkan “The Iron Man” goyang dan berlutut.

Charlo mengambil waktu sejenak sampai hitungan wasit datang, tapi itu adalah langkah cerdas karena Canelo akan mengambil keuntungan dari efek pukulan tersebut.

Alvarez tidak pernah berhenti menekan lawan di ronde itu dan tampak sigap hingga bel akhir berbunyi. Dia terus mengawasi Charlo sepanjang pertarungan.

Charlo masuk ke ring terlalu menghormati Canelo selama pertarungan dan bintang Meksiko itu tidak terlihat takut sama sekali. Faktanya, dia tenang, terlihat dingin, beringas dan terkendali.

Ketika Charlo akhirnya melepaskan sedikit kombinasi pukulan di empat ronde terakhir, itu semua sudah terlambat, karena Canelo telah memenangkan hampir setiap ronde sebelumnya.

“Aku bangga dengan diri sendiri untuk mengambil kesempatan bertarung dengan salah satu petinju terbaik di kelasnya,” ungkap Charlo saat ditanya wartawan. ” Canelo sungguh buas dan aku terjatuh karena ini juga merupakan pertama kalinya aku bertarung di kelas ini, aku berharap dapat keuntungan dari kenaikan beratku namun kesulitan jugauntuk mengontrolnya tapi aku gembira dapat menyelesaikan pertarungan ini,” tambahnya.

Setelah pertarungan, selama wawancara pasca pertandingan, Canelo menunjukkan rasa hormat kepada Charlo dengan memanggilnya “petarung hebat”.

Canelo juga mengatakan dia tidak “peduli” siapa yang akan dia lawan selanjutnya, yang akan terjadi pada 5 Mei, dan David Benavidez tampaknya menjadi pilihan utama, sementara Terence Crawford tidak masuk dalam rencana pertarungannya. (marca/GHP)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan