Duo Manchester Tumbang, Tim Elit Mulai Rapatkan Jarak
MTUNews – Pekan ke-7 Liga Utama Inggris diwarnai berbagai kejutan pada laga-laga di hari Sabtu (30/9) malam WIB. Dua klub asal kota Manchester harus takluk dari lawan-lawan mereka, sementara dua tim elit asal kota London berhasil meraih kemenangan penting untuk merapatkan jarak.
Sebelumnya tim elit asal kota Birmingham, Aston Villa juga mampu memaksimalkan angka saat menjamu peringkat ketiga, Brighton and Hove Albion. Skuad besutan Unai Emery itu membantai The Seaguls 6-1 dan memberi pukulan besar bagi pasukan De Zerbi musim ini.
Penyerang Villa, Ollie Watkins bermain cemerlang dengan mencetak hattricks dan memberi 2 assist dalam laga tersebut. Hasil itu membuat Brighton terlempar di posisi ke-6 klasemen, sementara The Villans bertengger satu peringkat di atas mereka.

Di kota Manchester, sepakan indah bek Crystal Palace Joachim Andersen membuat Red Devils harus merasakan kekalahan ke-4 mereka musim ini, meski sebelumnya di Carabao Cup, Casemiro dan kawan-kawan mampu mengalahkan tim Roy Hudgson itu.
Mantan pemain yang kini menjadi kolumnis Sky Sports, Paul Merson menggambarkan para pemain yang diturunkan Erik Ten Hag dalam pertandingan tersebut seperti pion “Subbuteo” (permainan sepakbola meja).
“Saya merasa ketika Anda menonton Man Utd, itu seperti menonton Subbuteo. Anda meniup peluit untuk kick-off dan di babak pertama, semua orang berada di posisi yang sama persis seperti saat mereka memulai pertandingan. Tidak ada pergerakan,” ujar Merson .
“Ketika Anda mengelola klub-klub sepakbola besar, Anda berada di bawah tekanan dan Anda berada di bawah tekanan yang lebih besar ketika tetangga Anda menang. Jika mereka [Man City] menang hari ini, maka keadaan akan menjadi lebih baik… mereka harus masuk ke dalam tim.” empat besar musim ini,” sambung mantan gelandang serang Arsenal itu.

“Anda menonton pertandingan Man Utd dan Anda tidak akan melihat pola permainannya. Ibaratnya kalau lepas, ya lepas. Anda menonton pertandingan Liverpool, Arsenal, Tottenham, Man City, mereka punya pola permainan. Seseorang akan masuk dan keluar lagi, tapi di Man Utd, bolanya melebar dan berharap Rashford melakukan sesuatu dan jika dia melakukannya, kami mungkin bisa mencetak gol,” jelas Merson.
Hasil tidak mengenakkan juga harus diterima tim sekota, Manchester City yang di luar dugaan tumbang dari tuan rumah Wolverhampton Wanderers. Gol bagi pasukan “Serigala Pengembara” disumbang oleh Hwang Hee-chan dan gol bunuh diri Ruben Diaz, sementara The Citizen hanya mampu membalas lewat tembakan bola mati Julian Alvarez.
Kekalahan pertama skuad Guardiola itu membuat persaingan papan atas menjadi semakin terbuka, dimana dua tim London Arsenal dan Tottenham Hotspur mampu memetik 3 angka.
The Gunners mencukur tim papan bawah Bournemouth 0-4, sedangkan Song Heung-min dan kawan-kawan berhasil menjaga rekor belum terkalahkan mereka saat menang dramatis 2-1 atas Liverpool.

Tottenham dan Arsenal untuk sementara menguntit Manchester City di posisi kedua dan ketiga dengan nilai sama yakni 17, selisih satu angka dari Manchester Biru. (*/GHP)











