MTU News
Beranda Headline Terkini Diduga Menderita Asam Lambung Akut, Penumpang Bus Meninggal di Pinggir Jalan Siborongborong, Taput.

Diduga Menderita Asam Lambung Akut, Penumpang Bus Meninggal di Pinggir Jalan Siborongborong, Taput.

 

Tapanuli Utara – Seorang pria ditemukan meninggal di pinggir Jalan Tugu, Kelurahan Pasar Siborongborong, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Senin (30/10) malam sekira pukul 22.40 WIB. Korban bernama Ranto Sihombing (31) warga Jalan Blebes Belawan Medan.

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Johanson Sianturi, S.I.K, M.H, melalui Kapolsek Siborongborong AKP Suit Purba, SH kepada wartawan membenarkan kejadian tersebut, Selasa (31/10).
Saksi Fransiskus Simamora ( 27), warga Desa Doloksaribu, Kecamatan Pagaran Taput menerangkan, korban awalnya menumpang bus KBT dari Medan, tujuan Pagaran.

“selama dalam perjalanan dari Medan menuju Siborongborong, korban selalu mengeluh kesakitan. Sewaktu jam makan malam di Siantar juga korban tidak mau makan karena mengeluh sakit,” ungkap Fransiskus keada wartawan.

Selesai makan di Siantar, bus pun meluncur melanjutkan perjalanan menuju Siborongborong. Setibanya di Siborongborong, korban turun di Jalan Tugu.

“Namun saat berjalan sekitar 10 meter, korban terjatuh dan tergeletak di pinggir jalan,” imbuh saksi Fransiskus.

Selain Fransiskus Sihobing, Saksi Rike Simatupang (20) warga Lubukpakam, Deliserdang, mengatakan, selama dalam perjalanan, korban sudah muntah-muntah di dalam mobil karena kesakitan.

Melihat korban jatuh dan tergeletak di pinggir jalan, warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) melapor ke Polsek Siborongborong.

AKP Suit Purba, SH menjelaskan, mendapat informasi, personel Polsek Siborongborong langsung turun ke lokasi melihat kondisi korban dan membawanya ke Rumah Sakit Santa Lucia Siborongborong,

” Setelah tiba di Rumah Sakit, korban diketahui sudah tidak bernyawa dan sudah meninggal dunia,” ungkap Purba.

Pihak personel Polsek selanjutnya mencari keluarga korban dan menemukan abang kandung korban Bernama Burhan Ishak Sihombing.

Setelah bertemu dengan pihak keluarga, abang korban mengakui bahwa adiknya itu selama ini sudah menderita penyakit asam lambung akut.

“Kedatangannya ke Siborongborong mau mengunjungi abangnya itu karena korban belum menikah,” tambah Purba.

Kapolsek Siborongborong dalam menutup keterangannya menjelaskan, Dengan keterangan saksi, kedatangan keluarga korban kali ini, dugaan tindak pidana atas kematian korban tidak, ada dan kematianya pun akibat penyakit asam lambung yang lama di deritanya.Korban pun sudah diserahkan kepada keluarga. (Sgt)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan