MTU News
Beranda Daerah Sorotan Rundown Menko Pangan, Protokoler Angkat Bicara

Sorotan Rundown Menko Pangan, Protokoler Angkat Bicara

Foto: Menko Pangan, Zulkifli Hasan, bersama Wakil Bupati Humbahas, Junita Rebeka Marbun, meresmikan Dapur SPPG Yayasan Parhobas Sirisi-risi, didampingi Deputi BGN, Dr. Nyoto Suwignyo, Jumat (19/9/2025).

HUMBANG HASUDUTAN || MTUNews.com – Sebuah postingan di akun Facebook bernama Yunita Rebeka Marbun Parhobas membagikan informasi mengenai acara Launching Dapur MBG Yayasan Parhobas. Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa sejak Agustus 2025, pihak penyelenggara telah secara resmi mengundang Menteri Koordinator Pangan, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., untuk meresmikan Dapur SPPG Sirisi-risi bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Namun, dalam pelaksanaan acara sempat terjadi insiden kurang menyenangkan akibat ulah segelintir oknum yang diduga mencoba mengganggu jalannya kegiatan.

Junita Rebeka menyampaikan bahwa Yayasan Parhobas secara resmi mengundang Menko Pangan untuk meresmikan Dapur MBG Sirisi-risi bersama Kepala BGN yang diwakili Deputi Pemasaran. “Kedatangan Menko Pangan dan Kepala BGN adalah murni hasil permintaan Yayasan Parhobas Sirisi-risi bersama Kementerian Koordinator Pangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Junita menyoroti adanya perubahan rundown acara. Menurutnya, dalam jadwal yang telah disepakati antara Yayasan Parhobas dengan Kemenko Pangan, tidak ada agenda kunjungan ke MBG Yayasan Holong do Ondolan. “Seharusnya, dari Bandara Silangit, rombongan langsung menuju SPPG Yayasan Parhobas Sirisi-risi. Namun, justru terlebih dahulu diarahkan ke Yayasan Holong do Ondolan. Ada apa dengan protokoler Pemkab Humbahas?” katanya.

Ia menambahkan, protokoler Kemenko Pangan bahkan mempertanyakan hal tersebut, apakah perubahan itu mendapat izin dari Yayasan Parhobas. “Dalam hal ini, protokoler Pemkab Humbahas telah merubah rundown yang sudah disepakati, sehingga terkesan mengambil kesempatan dan berpotensi merusak rangkaian acara peresmian Dapur MBG Yayasan Parhobas Sirisi-risi. Tindakan ini justru menimbulkan citra kurang baik bagi Pemkab sendiri,” tegas Junita.

Peresmian Dapur MBG ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Yayasan Parhobas dengan Kopdes Merah Putih di Kecamatan Pollung dan Kecamatan Lintong Nihuta. Selain itu, turut dilakukan penandatanganan MoU pembangunan pabrik tempe dan tahu dengan Koperasi Gerakan Swasembada Pangan. Kedua kerja sama ini disebut sebagai wujud nyata komitmen dan ketulusan dalam membangun kemandirian pangan masyarakat. (red-tim)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan