Gandeng Ibu ke Job Fair, Pemuda 19 Tahun Lawan Gengsi
Daftar isi:
TANGERANG SELATAN, MTUNews.com – Di tengah ramainya bursa kerja Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Expo 2026 di SMESCO, Jakarta Selatan, Reza (19) tampak serius mendatangi stan demi stan perusahaan. Tak sendiri, pemuda asal Tangerang itu ditemani sang ibu yang setia mendukung langkahnya mencari pekerjaan.
Keduanya berangkat sejak pagi dengan satu tujuan: mendapatkan pekerjaan tetap sekaligus mempersiapkan masa depan Reza sejak dini. Bagi Reza, kesempatan kerja tidak datang hanya dengan menunggu. Ia harus berani mencoba, belajar, dan menghadapi ketatnya persaingan dunia kerja.
Di saat sebagian anak muda seusianya masih berfokus pada kehidupan perkuliahan, Reza memilih mempersiapkan karier lebih awal. Lulusan Desain Komunikasi Visual (DKV) yang kini menempuh pendidikan S1 Manajemen di Universitas Terbuka (UT) itu bahkan mengambil keputusan besar dengan beralih dari kuliah reguler di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) agar memiliki fleksibilitas untuk bekerja penuh waktu.

Pengalaman magang selama tiga bulan di PT GMF AeroAsia turut membuka pandangannya tentang pentingnya pengalaman kerja. Ia menyadari, ijazah saja belum tentu cukup untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.
“Saya tahu ke depannya persaingan makin ketat, enggak bisa santai-santai terus. Makanya disiapkan dari awal,” ujar Reza, dikutip dari Liputan6.com, Sabtu (24/10/2026).
Menurutnya, pengalaman bekerja sebelum lulus kuliah dapat menjadi nilai tambah ketika kelak bersaing mendapatkan pekerjaan setelah meraih gelar sarjana.
Tak Gengsi Jadi Kurir, Asal Halal dan Bisa Belajar
Sambil menunggu kesempatan kerja yang sesuai, Reza tidak memilih berdiam diri. Ia tetap mencari penghasilan dengan bekerja sebagai kurir paket melalui layanan ekspedisi daring.

Bagi Reza, pekerjaan bukan soal gengsi, melainkan kesempatan untuk mandiri, memperoleh penghasilan, dan membangun kedisiplinan. Ia juga tidak membatasi pilihan pada pekerjaan yang harus sesuai dengan latar belakang pendidikannya.
Prioritasnya saat ini adalah mendapatkan penghasilan yang jelas dan membangun kestabilan finansial sedini mungkin.
“Jujur, saya belum kepikiran industri apa yang paling disukai. Asal penghasilannya jelas, saya mau. Tujuan utamanya simpel, ingin punya kestabilan finansial sedini mungkin biar masa tua tenang,” tuturnya.
Perjalanannya mencari pekerjaan tentu tidak selalu berjalan mulus. Sejumlah lamaran yang dikirim melalui platform digital kerap tidak mendapatkan balasan. Situasi yang dikenal sebagai ghosting dalam proses rekrutmen itu tidak membuatnya berhenti mencoba.

Sebaliknya, Reza menjadikan setiap pengalaman sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan diri menghadapi wawancara berikutnya.
Dukungan Ibu, Bekal Menghadapi Persaingan
Di balik langkah Reza, ada sosok ibu yang bukan sekadar menemani, tetapi juga menjadi tempat bertukar pikiran dan sumber motivasi. Di tengah keramaian bursa kerja, sang ibu terus mendorong anaknya agar tidak takut mencoba peluang yang tersedia.
Menurut sang ibu, pada tahap awal membangun karier, kemauan belajar dan keberanian mengambil kesempatan menjadi hal penting. Pekerjaan pertama tidak harus langsung ideal, selama halal, memberikan penghasilan, dan membuka ruang untuk menambah pengalaman.
Ia juga memberi contoh bahwa proses belajar tidak berhenti ketika seseorang memasuki usia tertentu. Untuk tetap mengikuti perkembangan zaman, sang ibu bahkan ikut mempelajari kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“Saya selalu bilang ke anak, hidup dari muda sampai tua itu tidak ada hentinya untuk belajar. Saya sendiri sekarang ikut belajar AI supaya tidak kalah saing dan tergeser dengan anak-anak muda. Kalau berhenti belajar, kita pasti tertinggal,” ungkapnya.
Pesan tersebut menjadi bekal bagi Reza untuk menghadapi dunia kerja yang terus berubah. Baginya, dukungan keluarga bukan berarti jalan akan selalu mudah, tetapi menjadi kekuatan untuk tetap melangkah ketika menghadapi penolakan dan ketidakpastian.
Menjelang siang, Reza dan ibunya kembali menyusuri stan perusahaan yang masih membuka peluang kerja. Di antara banyaknya pencari kerja yang datang membawa harapan, kisah mereka menghadirkan pelajaran sederhana: masa depan perlu dipersiapkan sejak dini, gengsi tidak boleh menghalangi usaha, dan kemauan untuk terus belajar menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan. (Red-Win)
#MTUNews #JobFair2026 #TKMExpo2026 #KarirJakarta #PencariKerja #InspirasiAnakMuda #DuniaKerja








