Kalahkan Spanyol, Latvia Ramaikan Persaingan Grup L
MTUNews – Persaingan di Grup L Kejuaraan Dunia Basket Fiba semakin seru, usai juara bertahan Spanyol di luar dugaan kalah dari Latvia di putaran kedua.
Latvia yang saat ini menempati peringkat 16 dunia, menunjukkan pertahanan yang luar biasa dalam kebangkitan mereka di kuarter keempat saat mengalahkan Spanyol 74-69, Jumat (1/9).
Hasil tersebut tentu saja meramaikan persaingan tim-tim yang bercokol di Grup L, karena masih ada Brasil dan Kanada yang punya peluang yang sama untuk lolos.

Kedua tim terlibat dalam pertarungan defensif sejak menit pertama pertandingan, dimana Latvia berjuang sekuat tenaga hanya untuk mempertahankan peluang realistis mereka menembus Perempat Final kejuaraan dunia.
Dan Latvia mampu terus merapatkan poin meski sering kali tertinggal dari juara bertahan. Davis Bertans tampil gemilang dengan permainan tiga angkanya dari bawah rim saat Spanyol unggul 59-52, sehingga skor kembali ketat 59-55.
Saat Spanyol kembali menjauh, Latvia sepertinya sudah selesai, namun mereka berhasil menghapus keunggulan 11 poin tim lawan dalam waktu kurang dari lima menit di kuarter keempat dan kemudian bangkit 65-63.
Mereka memberi tanda seru atas laju gemilang mereka melalui tembakan tiga angka Davis Bertans dan hook mulus Rodions Kurucs yang membuat mereka unggul 70-65. Momen tersebut membuat Spanyol kesulitan untuk pulih.

Davis Bertans total mencetak 16 poin bagi Latvia dalam pertandingan tersebut, 3 rebound, dan durasi 33:59 menit di lapangan, menjadi nilai tertinggi di timnya.
Sementara center Spanyol, Willy Hernangomez dengan gaya permainan lambat menorehkan 14 poin dan 4 rebound, sekaligus mengkonversi 6 dari 11 tembakan dari garis lemparan bebas.
Namun Latvia memiliki lebih banyak pemain yang bisa diandalkan ketika keadaan menjadi ketat di kuarter keempat ketika lima pemain Latvia mencetak dua digit. Sementara serangan Spanyol tertahan, dan lebih mengandalkan peran pemain besar mereka, Willy Hernangomez (14 poin) dan Usman Garuba (11 poin).
“Ini menjadi sulit bagi kami karena Latvia berhasil menampilkan permainan yang solid,” kata shooting guard Spanyol, Rudy Fernandez. “Di kuarter ketiga kami telah mencoba tampil lebih agresif, tapi di kuarter terakhir mereka bertahan dengan baik dan berhasil mengalahkan kami,” tambah pemain Real Madrid tersebut.

Rodions Kurucs dan kawan-kawan sekarang menantikan laga di hari Minggu saat mereka bisa membuat sejarah dalam pertandingan melawan Brasil. Meski nanti berhasil menang, banyak hal masih bergantung pada apa yang terjadi di pertandingan Grup L lainnya, namun tim Latvia memiliki peluang bagus untuk mencapai Perempat Final pertama mereka dalam debut Kejuaraan Dunia mereka.
Di sisi lain Spanyol mendapat pukulan telak, namun masih bisa mengendalikan nasibnya sendiri melawan Kanada, mengingat defisit 26 poin yang diambil Latvia dari kekalahan mereka melawan negara tersebut di pertandingan sebelumnya.
Sampai berita ini diturunkan, sambil menunggu hasil Kanada vs Brasil, Latvia dan Spanyol berbagi poin yang sama (7) di Grup L, sementara Kanada (6) dan Brasil (5) berada di bawah mereka. (fiba/GHP)













