MTU News
Beranda Ekonomi & Bisnis Badai PHK Global Menggila, Google Pecat Ratusan Karyawan di Divisi Perekrutan

Badai PHK Global Menggila, Google Pecat Ratusan Karyawan di Divisi Perekrutan

Daftar isi:

[Sembunyikan] [Tampilkan]

    Platform internet ternama, Google mengonfirmasi akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap ratusan anggota staf yang membantu merekrut dan mempekerjakan karyawan.PHK Google terjadi seiring Silicon Valley melanjutkan upaya pemotongan biayanya.

    Melansir CNN Business, Kamis (14/9/2023) PHK terbaru ini terjadi setelah perusahaan induk Google, Alphabet, pada Januari 2023 memangkas 12.000 karyawan atau sekitar 6 persen dari tenaga kerjanya, di seluruh perusahaan karena perusahaan tersebut bergulat dengan ketidakpastian ekonomi yang berdampak pada pendapatan tahun lalu, terutama bisnis inti periklanannya.

    Selama laporan pendapatan Google pada bulan Juli, CEO Sundar Pichai mengatakan perusahaan terus memperlambat pertumbuhan biaya dan laju perekrutan.

    “Kami terus berinvestasi pada talenta teknis dan teknik terbaik sekaligus memperlambat laju perekrutan kami secara keseluruhan,” kata juru bicara Google Courtenay Mencini dalam sebuah pernyataan.

    Beban Kerja

    Courtenay menambahkan, bahwa beban kerja bagi perekrut telah menurun seiring melambatnya perekrutan.

    “Untuk memastikan kami beroperasi secara efisien, kami mengambil keputusan sulit untuk mengurangi jumlah tim perekrutan kami,” ungkapnya.

    PHK di Google kali ini akan berdampak pada ratusan anggota organisasi perekrutan Google secara global; sebagian besar tim akan tetap dan terus merekrut peran-peran penting seperti talenta teknik terbaik.

    Namun, Google tidak merinci secara spesifik jumlah karyawannya yang terkena PHK.

    Google mengatakan, karyawan yang terkena dampak PHK akan didukung dengan tawaran pesangon dan tunjangan lainnya.

    Kabar PHK di antara perekrut Google untuk cloud perusahaan, pengalaman pengguna, rekayasa perangkat lunak, dan tim lainnya muncul dalam postingan di LinkedIn.

    “Hati saya sedih untuk semua orang yang terkena dampaknya bersama saya, dan saya tahu hari-hari yang lebih baik ada di depan kita semua, meskipun hari ini tidak terasa seperti itu,” tulis salah satu perekrut Google yang terkena PHK.

    Dilaporkan, Alphabet menambah jumlah karyawannya sebanyak lebih dari 50.000 karyawan mulai tahun 2021 seiring meningkatnya permintaan atas layanan selama pandemi yang meningkatkan keuntungan. Namun tahun lalu, bisnis inti iklan digital perusahaan melambat karena kekhawatiran akan penurunan ekonomi atau resesi yang menyebabkan pengiklan menarik kembali pengeluaran mereka.

    Komentar
    Bagikan:

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Iklan