Bocah Penjual Risol Dianiaya Ibunya Sendiri
TANGERANG SELATAN || MTUNews.com – LH (46), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, mengakui telah melakukan kekerasan terhadap anak kandungnya berinisial N (13). Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, usai melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.
“Ibu korban mengakui melakukan kekerasan terhadap korban,” ujar Bambang saat dikonfirmasi, Rabu (18/6/2025).
N diketahui merupakan anak dengan kebutuhan khusus yang membantu ibunya berdagang risol demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, pada hari kejadian, N dipukul menggunakan kayu setelah pulang berdagang dengan hasil penjualan yang dianggap tidak memuaskan oleh sang ibu.

“Korban pulang berdagang dan hasilnya tidak seberapa. Ibunya marah dan memukul dengan kayu,” jelas Bambang.
LH sendiri diketahui sebagai janda dengan dua anak. Anak sulungnya telah bekerja, sementara anak kedua adalah N yang masih berusia remaja namun turut berjuang membantu ekonomi keluarga.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, pihak kepolisian telah mendatangi rumah LH yang berlokasi di Jalan Vinca Nomor 568, Kelurahan Serua, pada Selasa malam (17/6/2025). Petugas memberikan nasihat dan peringatan keras agar tidak mengulangi kekerasan terhadap anak.
“Kami imbau agar ibu korban tidak lagi melakukan kekerasan, dan memenuhi hak anaknya,” ujar Bambang.

Bambang juga mengungkapkan bahwa perilaku kasar LH terhadap anak-anaknya bukan kali ini saja terjadi. Warga dan Ketua RT setempat bahkan telah melaporkan kejadian serupa sebelumnya kepada anggota Binmas Polsek Ciputat Timur dan Dinas Sosial karena sifat LH yang dikenal keras dan sering melampiaskan amarahnya kepada anak-anak.
Kasus ini mencuat ke publik setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang bocah laki-laki berjalan tertatih di wilayah Pamulang, membawa keranjang merah berisi risol. Dalam video yang diunggah akun Instagram @abizarajadeh, bocah tersebut tampak kelelahan, dengan luka-luka di kakinya yang diduga akibat sayatan dan sundutan rokok. (red-Tim)










