MTU News
Beranda Bupati Pendapatan Daerah Samosir Naik Rp71 Miliar Lebih

Pendapatan Daerah Samosir Naik Rp71 Miliar Lebih

Foto: Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan Nota Pengantar P-KUA dan P-PPAS 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Samosir, Senin (7/9/2026).

SAMOSIR || MTUNews.com- Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (P-KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Samosir di Gedung DPRD Samosir, Senin (7/9/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon, didampingi Wakil Ketua DPRD Sarhockel Tamba dan Osvaldo Simbolon. Turut hadir Sekdakab Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kasat Intel Polres Samosir Donal P. Sitanggang, Pabung Samosir T. Siringo-ringo, para asisten, staf ahli bupati, Kepala Dinas Kominfo, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

Dalam nota pengantarnya, Vandiko menjelaskan bahwa penyusunan P-KUA dan P-PPAS 2026 mengacu pada Peraturan Bupati Samosir Nomor 37 Tahun 2026 tentang Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (P-RKPD) Tahun 2026. Perubahan tersebut merupakan penyempurnaan kebijakan, strategi, dan prioritas pembangunan untuk mendukung target dalam RPJMD Kabupaten Samosir 2025–2029 dengan visi “Samosir Unggul, Inklusif dan Berkelanjutan”, sekaligus menyelaraskan kebijakan pemerintah provinsi dan pusat.

Dalam perubahan anggaran tersebut, proyeksi pendapatan daerah mengalami peningkatan dari semula Rp777 miliar lebih menjadi Rp848 miliar lebih atau bertambah sekitar Rp71 miliar lebih. Vandiko menegaskan, perubahan kebijakan anggaran tetap memperhatikan target dan indikator makro pembangunan daerah, antara lain pertumbuhan ekonomi 5,32–5,64 persen, PDRB per kapita Rp57,49 juta, kontribusi PDRB Kabupaten 0,53 persen, serta angka kemiskinan 10,49–10,01 persen.

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka ditargetkan turun dari 0,79 menjadi 0,73 persen, Gini Rasio dari 0,236 menjadi 0,234 poin, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 75,31 menjadi 76,47. Pada sektor lingkungan, penurunan intensitas emisi gas rumah kaca ditargetkan mencapai 146.668,73 ton CO2eq, sedangkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) ditargetkan mencapai 77,55 poin.

Vandiko berharap pembahasan P-KUA dan P-PPAS 2026 berlangsung konstruktif antara Pemkab dan DPRD Samosir sehingga seluruh tahapan perubahan APBD dapat diselesaikan tepat waktu. Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon menyatakan perubahan anggaran merupakan penyesuaian terhadap perkembangan kondisi yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan sebelumnya. DPRD bersama Pemkab Samosir selanjutnya akan membahas program-program prioritas agar kebijakan anggaran yang disepakati mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mewujudkan harapan warga Samosir. (red-tim/ags)

#Samosir #PemkabSamosir #BupatiSamosir #VandikoTGultom #APBD2026 #PAPBD2026 #PKUA2026 #PPPAS2026 #PendapatanDaerah #DPRDSamosir #AnggaranDaerah #PembangunanDaerah #RPJMD #KeuanganDaerah #BeritaSamosir #BeritaDaerah

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan