MTU News
Beranda Hukum Ketua Ombudsman Baru, Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung

Ketua Ombudsman Baru, Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung

Foto: Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, diamankan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

JAKARTA || MTUNews.com – Belum genap satu pekan menjabat sebagai Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) periode 2026–2031, Hery Susanto resmi ditahan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada Kamis (16/4/2026) siang.

Pantauan di lokasi menunjukkan Hery keluar dari Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) sekitar pukul 11.19 WIB dengan mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda dan tangan terborgol. Ia langsung digiring petugas menuju mobil tahanan tanpa memberikan keterangan kepada awak media.

Penahanan ini menyita perhatian publik mengingat Hery baru saja dilantik sebagai Ketua Ombudsman RI pada awal April 2026, menggantikan kepemimpinan sebelumnya. Pelantikannya merupakan bagian dari penetapan jajaran Ombudsman periode baru yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hingga saat ini, Kejaksaan Agung belum mengungkap secara rinci perkara yang menjerat Hery. Ketiadaan penjelasan resmi mengenai konstruksi hukum kasus tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat, sekaligus menimbulkan tanda tanya besar terkait dugaan pelanggaran yang melibatkan pejabat tinggi negara tersebut.

Secara rekam jejak, Hery bukan sosok baru di lingkungan Ombudsman. Ia sebelumnya menjabat sebagai Anggota Ombudsman RI periode 2021–2026 dan terpilih sebagai ketua melalui uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI pada Januari 2026. Ia dikenal memiliki latar belakang kuat di bidang kebijakan publik, advokasi, serta aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan isu jaminan sosial.

Selama menjalankan tugasnya, Hery juga dikenal vokal dalam mendorong penguatan kelembagaan Ombudsman, termasuk melalui revisi undang-undang serta pendekatan kolaboratif “Eptahelix” untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Namun, penahanan ini berpotensi menghentikan langkah kariernya yang tengah berada di puncak, sekaligus menjadi ujian serius bagi kredibilitas lembaga pengawas pelayanan publik tersebut. Publik kini menantikan kejelasan dan transparansi dari aparat penegak hukum terkait kasus yang tengah bergulir. (red-ms)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan